Sepeda Motor Honda “Merajalela” di Jawa Barat

Sebagai distirubutor utama sepeda motor Honda di Jawa Barat, PT Daya Adicipta Motora (DAM) sukses menutup 2016 dengan hasil memuaskan. DAM berhasil meningkatkan penguasaan pangsa pasarnya sebesar empat persen dibanding tahun sebelumnya.

Tercatat ada 807.988 unit yang berhasil dipasarkan DAM sepanjang 2016. Skutik masih menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi 697.799 unit atau 86 persen, di posisi kedua tipe sport sebesar 9 persen atau 72.061 unit, kemudian bebek 39.128 unit atau 5 persen.

“DAM berhasil mencapai market share 76,9 persen di Desember 2016, meskipun secara volume penjualan turun 4.4 persen dibandingkan 2015. DAM juga berhasil mencetak laju pertumbuhan market share sebesar empat persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencatat 72.9 persen,” ujar Lerri Gunawan, General Manager Sales, Marketing and Logistik DAM dalam siaran resminya, Jumat (10/2/2017).

Lerri mengatakan, tipe sport mengalami pertumbuhan sebesar dua persen, atau naik 66.886 unit dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 5.175 unit. CB150R Steerfire menjadi penyumbang terbesar dengan total 28.768 unit, kemudian disusul CBR150R hingga 23.568 unit.

“Untuk 2017, DAM menargetkan penjualan sepeda motor Honda sebesar 878.500 unit dan market share sebesar 80 persen. Didukung dengan produk yang bagus, serta layanan purna jual yang tersebar di 531 jaringan AHASS, kami optimistis mampu memberikan layanan yang terbaik,” kata Lerry.

PurnaJual

Meningkatnya penjualan motor juga membut pertumbuhan di sisi spareparts serta AHM oil. Sepanjang 2016 DAM berhasil melakukan transaksi sebesar Rp 1,1 triliun untuk penjualan Honda Genuine Part (HGP), AHM Oil, serta Honda Ganuine Accessories.

Proton Mengincar Konsumen Khusus buat Iriz

Segmen mobil kota akan mulai ramai lagi, dengan kedatangan model baru Proton Iriz. Produk ini disebut-sebut bakal menjadi penantang dari Daihatsu Sirion, yang sudah eksis cukup lama di Tanah Air.

Shahidin Sahamid, Regional Head ASEAN, International Sales Division Proton Holding, mengatakan, city car yang diboyong ke Indonesia ini, bakal diutus untuk menggoda konsumen muda berusia 25-39 tahun, berstatus single, maupun yang baru berkeluarga.

“Tentunya ini bakal menyasar mereka yang muda dan punya selera mobil kota yang stylish dengan nuansa sporty. Buka hanya bsia mengakomodir aktivitas di dalam kota, tapi juga luar kota,” ujar Shahidin, Kamis (9/2/2017).

Shahidin melanjutkan, target pasar kedua dari Proton Iriz, yaitu pengguna mobil LCGC (low cost green car/mobil murah) yang ingin naik tingkat. Salah satunya karena alasan fitur keselamatan dan pengalaman berkendara yang lebih baik.

“Secondary target kami, yaitu yang ingin upgrade dari LCGC (Ayla, Agya, Brio Satya, Datsun dan Wagon R) yang berada di rentang usia 30-50 tahun dan memiliki 1-2 anak. Mereka ini juga yang mengutamakan keselamatan keluarga,” ujar Shahidin.

Memang dibanding dengan mobil yang ada di kelasnya, Iriz punya banyak fitur keselamatan mulai dari anti-lock braking system (ABS), airbag, Electronic Stability Control (ESC), Traction Control System (TCS), Electronic Brake Distribution (EBD), Brake Assist (BA) dan Hill Hold Assist (HHA), serta masih ada lagi, seperti Isofix, sensor mundur, dan impact sensing door unlock.

Ertiga Diesel Lokal Bisa Lebih Ekonomis

Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan Ertiga Diesel Hybrird di Indonesia. Dengan status CBU India, MPV “sejuta umat” ini dibanderol dengan harga Rp 219,5 juta, on the road Jakarta.

Meski demikian, SIS berupaya untuk bisa menekan harga agar lebih terjangkau, salah satu caranya dengan memproduksi secara lokal. Namun, hal ini harus menunggu respon pasar dari unit yang saat ini siap dipasarkan.

“Rencana lokal menunggu dari respon pasarnya. Kurang lebih enam bulan pertama ini akan kami eveluasi ulang lagi, kalau dari skala ekonomis bisa masuk maka bisa kami lakukan,” ucap Head of Brand Development and Marketing Research 4W PT SIS, Harold Donnel, kepada media di Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/2/2017).

Soal harga, lanjut Harold, harusnya bisa sama dengan harga sekarang. Tapi apakah mungkin dibuat lebih murah, ya mungkin saja karena kami pernah menerapkan strategi itu di Swift lama.

“Apakah kami bisa mengulang itu, kami harus pelajari lagi. Kami liat nanti kandungan lokalnya seberapa besar. Intinya apa yang ada saat ini kita lihat animo pasarnya bagaimana,” kata Harold.

Honda Jawa Barat Servis 1.260 Unit Motor per Bulan

PT Daya Adicipra Motora (DAM) berhasil mencatat 8.061.784 unit sepeda motor Honda yang melakukan servis resmi sepanjang 2016 di Jawa Barat. Bila dibagi dengan 536 jaringan, maka tiap bulan angkanya mencapai 1.260 motor Honda yang melakukan perawatan berkala.

“Keberhasilan unit enrty service meningkat tujuh persen dibandingkan 2015 yang jumlahnya 7.518.498 unit. Dari 17 kota di Jawa Barat, ada lima kota yang memberikan kontribusi terbesar,” kata Ferdy Sukmawidjaja, General Manager Technical Service DAM dalam siaran resminya, Sabtu (11/2/2017).

Pertumbuhan unit entry dalam layanan purna jual ini meningkat di tengah turunnya volume penjualan selama 2016. Sedangkan untuk lima kota yang memberikan hasil positif, antara lain Bandung sebanyak 22,3 persen, Bekasi 21,3 persen, Bogor 12 persen, Depok 7,6 persen, dan Cirebon 6,3 persen.

Prestasi ini dikui DAM tidak lepas dari banyaknya program yang dibuat oleh. Mulai dengan AHASS Service Keliling, Loyal Customer Gathering, Program special Day, Service Visit to company, AHASS Go Smart, AHASS mini bekerjasama dengan SMK binaan Honda, dan Special Part Campaign.

“Untuk tahun ini DAM menargetkan 8.884.837 unit entry untuk AHASS, atau naik 10 persen dari tahun sebelumnya. DAM akan melakukan serangkaian program lain yang lebih menarik,” kata Ferdy.

Honda Patenkan Teknologi Pengereman Canggih di “Roda Dua”

Dari draft paten baru yang dirilis U.S. Patent and Trademark Office, tertera merek Honda yang mendaftarkan sistem pengereman otomatis untuk sepeda motor. Sistem tersebut bisa mengaktifkan rem ketika mendeteksi tabrakan depan, contohnya ketika ada mobil tiba-tiba berbelok mendadak di persimpangan, .

Mengutip Motorcycle.com, Sabtu (10/2/2017), sebelumnya Honda sudah memiliki sistem yang sama, Collision Mitigation Braking System (CMBS), tapi diaplikasikan untuk mobil, model year 2017. Namun, Honda nampaknya ingin menerapkan teknologi serupa untuk kendaraan roda dua.

Untuk sepeda motor, Honda nampaknya bakal menghadapi sedikit tantangan, ketika akan menambahkan teknologi ini. Honda mengupayakan, kalau pengereman otomatis ini tidak malah menjadi pengganggu bagi pengendara, yang bisa menimbulkan risiko sendiri.
Motorcycle.Com
Bagan sistem pengereman otomatis sepeda motor Honda.
Ketika potensi kecelakaan terbaca oleh sensor, sistem kemudian memeriksa apakah pengendara sudah melakukan pengereman. Jika sudah, sistem pengereman otomatis akan memberikan tekanan pengereman tambahan, sambil menjaga rasio yang sama, antara pengereman depan dan belakang, sehingga terasa lebih alami untuk pengendara.

Namun, ketika biker tidak sempat menginjak atau menekan rem, sistem rem otomatis yang kemudian pertama kali mengaktifkan rem belakang. Sistem kemudian menghitung koefisien gesekan permukaan jalan, sebelum menentukan batas pengereman yang tepat.

Jika rem belakang mencapai batas pengereman, sistem kemudian mengaktifkan rem depan. Sistem terus bekerja sampai sepeda motor dihentikan, atau tidak lagi ada kendala dan ancaman.

Trump Ingin Mobil Amerika Bisa “Jajah” Jepang

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang berupaya sekeras mungkin, untuk meningkatkan industri manufaktur AS, terutama di sektor otomotif. Trump ingin mobil merek AS bisa dijual di seluruh dunia, termasuk Jepang.

Mengutip Carscoops dari New York Times, Sabtu (10/2/2017) sayangnya untuk Trump, sangat sedikit permintaan kendaraan merek AS di negeri Matahari Terbit tersebut.

Mobil Jepang terkenal handal dan mewakili sebuah mobil dengan harga yang terjangkau. Tidak heran kalau begitu banyak merek mobil Jepang dijual di seluruh penjuru dunia, termasuk Amerika Serikat. Sementara reputasi mobil Amerika di luar negeri tidak begitu cerah.

Seperti disebutkan dalam laporan New York Times, banyak orang masih melihat merek Amerika sebagai mobil yang menenggak bahan bakar cukup banyak, atau boros. Kemudian orang-orang men-generalisasi hal tersebut, walaupun tidak melulu seperti itu.

“Mobil Amerika memiliki citra buruk, mereka tidak hemat bahan bakar. Padahal Itu tidak benar lagi, tapi pihak diler tidak melakukan upaya untuk meyakinkan orang. Saya belum pernah melihat iklan mereka di televisi, dan ketika Anda pergi ke pameran mobil, mereka juga tidak ada,” menurut salah satu masyarakat lokal Jepang, Masui, pemilik Ford Model T.

Pada 2016, hampir lima juta mobil dan truk ringan yang dijual di Jepang. Hebatnya, hanya 15.000 adalah merek Amerika. Sementara itu, diler Toyota di California, menjual lebih dari jumlah tersebut setiap tahunnya.

Kenji Kobayashi, Executive Director dari Japan Automobile Importers Association (JAIA) mengatakan, kalau merek mobil Amerika tidak menganggap pasar Jepang berharga. Sangat sedikit kampanye iklan yang mereka jalankan di Jepang.

“Merka juga tidak berupaya untuk terus memperbarui produk mereka untuk memenuhi standar keamanan Jepang,” ujar Kobayashi. Lebih dari itu, produsen mobil Amerika juga perlu meningkatkan fokus mereka di pasar Jepang dan menghentikan stereotip negative tentang merek mereka.

Hyundai Accent Model 2018 Mulai Menggoda

Hyundai menggoda konsumen dengan teaser Accent 2018, jelang kelahirannya pada 16 Februari 2017 mendatang di Kanada. Artinya, sedan tipe ini masih terus eksis dan selalu menjadi bagian dari kisah sukses merek asal Korea Selatan itu.

Sebelumnya, Hyundai juga merilis video teaser untuk Accent 2018, namun hanya untuk spesifikasi di Amerika Serikat. Adapun model yang berstatus world premiere, bakal debut di Kanada International Auto Show, 16 Februari 2017 mendatang.

Seperti apa model baru Hyundai Accent? Elemen desainnya terinspirasi dari model-model Hyundai masa kini. Misalnya ciri khas pada gril, seperti ditemui pada Hyundai i30 dan i10 model 2017. Sedangkan di belakang, disebut mendapat inspirasi dari Hyundai Elantra.
Indianautosblog
Bagian belakang Hyundai Accent terbaru.
Interiornya belum ada gambaran, tapi Hyundai menyatakan bahwa akan ada banyak perubahan. Soal dimensi, panjang mobil akan mencapai 4.405 mm, lebar 1.729 mm, dan tinggi 1.460 mm. Sedangkan jarak sumbu roda aka berada di angka 2.600 mm.
Mesin dan transmisinya belum diketahui. Tapi kalau melihat dari model sebelumnya, Accent mendapat tenaga dari mesin 1.600 cc 4-silinder bensin yang sanggup memproduksi tenaga 137 tk @6.300 rpm dan torsi puncak 166,77 Nm @ 4.850 rpm.

Tenaga dikirimkan ke roda depan melalui transmisi 6-ercepatan manual, atau 6-percepatan otomatis. Rasanya cukup realistis kalau Hyundai meluncurkan model ini juga di Indonesia, mengingat sejarah mobil ini cukup kuat mengakar buat para penggemar.

Cuma Foto, Bisa Dapat Yamaha Mio Z

Yamaha mengundang semua pengguna Mio untuk memeriahkan ajang Mio Story Photo Competition. Inilah wadah untuk mengabadikan momen berkesan dengan semua orang, sekaligus ada kesempatan mendapatkan hadiah menarik.

Tak tanggung, cukup berfoto saja, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyediakan hadiah utama satu unit Yamaha Mio Z. Hadiah lain sebagai gimmick adalah paket liburan romantis ke Bali, jam tangan eksklusif, sampai voucher dan pulsa.

Saat ini, kompetisi sudah dimulai dan akan terus berlengsung sampai April 2017 mendatang. Syaratnya gampang, tinggal follow atau like Twitter – Instagram dan Facebook @YamahaIndonesia.

Khusus untuk Facebook, foto diunggah di Yamaha posting comment box, upload foto dengan orang tersayang ”yang Always Be With You”. Contoh, orang tua, adik, kakak, atau bisa juga pasangan.

Lalu, berikan alasan mengapa Anda memilih mereka pada foto tersebut dengan hashtag #mioalwaysbewithyou. Tag lima teman untuk ikut kompetisi ini, juga tag @yamahaindonesia.

Sebelum aktivitas kompetisi foto ini, Mio Story juga hadir menyapa masyarakat lewat sebuah cerita yang menyentuh sisi emosional yang mengekspresikan hubungan emosional penggunanya dengan motor.

Karier atau cinta? Di kehidupan modern seperti ini banyak orang yang sulit untuk menentukan pilihannya. Temukan jawabannya versi Yamaha dalam kisah yang bisa disaksikan di YouTube berikut ini:

Penasaran dengan Calon SUV Laris Volvo?

Sukses dengan peluncuran 90 Series, Volvo mulai siap-siap dengan model yang lebih kecil, 40 Series dan 60 Series, mulai tahun ini. Seri 40 pertama dipastikan oleh Volvo Cars R&D Senior Vice President Henrik Green adalah model SUV, yakni XC40.

Green mengatakannya kepada Autocar, (11/2/2017), dan model andalan itu bakal meluncur sekitar September-November mendatang. Inilah medium SUV Volvo yang mungkin akan lebih banyak mendulang volume penjualan dibandingkan SUV-SUV sebelumnya.

Dijelaskan Green, bahwa pengembangan model ini sudah komplit, dibangun di atas platform Volvo-Geely Compact Modular Architecture (CMA).
Volvo
Volvo Concept 40.1 akan jadi inspirasi XC40, cikal bakal SUV laris Volvo.
Versi standar dan medium dari XC40 akan menggunakan mesin 1.500 cc 3-silinder dan 2.000 cc 4-silinder, bensin dan diesel. Dilaporkan juga bahwa akan ada mesin non-turbo.
Versi teratas, siap menggunakan T5 Twin Engine bensin-elektrik plug-in hybrid yang sanggup memuntahkan tenaga 180 tk untuk mesin bensin, dan 74 tk untuk motor elektrik.

Tipe hybrid ini akan dipasangkan dengan transmisi 7-percepatan kopling ganda. Jika pakai motor listrik saja, mobil masih bisa melaju sampai 48,28 km. Volvo XC40 akan melakukan debut di Auto Shanghai 2017, April mendatang.

20 Sepeda Motor Terlaris di Awal 2017

Penjualan sepeda motor Tanah Air pada pembukaan tahun (Januari 2017), menunjukkan hasil positif, naik 13,84 persen menjadi 473.879 unit year on year 2016. Walaupun demikian, angka ini belum melampaui pencapaian pada 2015, yang sebanyak 502.783 unit (Januari 2015).

Per Januari 2017, tercatat hampir 100 model sepeda motor dipasarkan di Indonesia, sesuai data distribusi Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI). Dari 20 besar peringkat motor terlaris Januari 2017 yang dirangkum KompasOtomotif, empat teratas dikuasai oleh merek Honda.

Posisi paling puncak ditempati oleh Skutik Honda Beat Series, dengan kubikasi 110 cc. Sepanjang Januari 2017, distribusinya mencapai angka 173.438 unit, naik 30,67 persen jika dibanding bulan pertama 2016.

Facelift dan juga penambahan varian bisa jadi salah satu perangsang penjualan Beat yang melonjak signifikan. Masih dari merek Honda, posisi kedua ditempati oleh New Vario 125 eSP dengan mencapai angka 50.380 unit, atau tumbuh 22,2 persen.

Selanjutnya, tiga dan empat, masing-masing ada Scoopy eSp 110 cc (47.927 unit), kemudian dari keluarga Vario, tetapi dengan ukuran mesin 150 cc, sebanyak 39.269 unit. Baru kemudian pada posisi kelima ada andalan Yamaha, Mio M3 125, yang mencapai 31.023 unit, dan di belakangnya ada Skutik bongsor N-Max (19.491 unit).

Mewakili kelas sepeda motor bebek, Revo jadi model yang masuk di sepuluh besar, sekaligus sebagai bebek yang paling banyak terjual, dengan jumlah 13.773 unit. Hasil ini positif karena naik sebesar 35, 89 persen. Lalu dari sport ada CB 150 R Street Fire 150 di posisi ke-10 (9.906 unit), dan menempel ketat persis di belakangnya ada New V-ixion 150 (9.259 unit).

Berikut daftar 20 besar sepeda motor paling laris di 2017.