Trump Ingin Mobil Amerika Bisa “Jajah” Jepang

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang berupaya sekeras mungkin, untuk meningkatkan industri manufaktur AS, terutama di sektor otomotif. Trump ingin mobil merek AS bisa dijual di seluruh dunia, termasuk Jepang.

Mengutip Carscoops dari New York Times, Sabtu (10/2/2017) sayangnya untuk Trump, sangat sedikit permintaan kendaraan merek AS di negeri Matahari Terbit tersebut.

Mobil Jepang terkenal handal dan mewakili sebuah mobil dengan harga yang terjangkau. Tidak heran kalau begitu banyak merek mobil Jepang dijual di seluruh penjuru dunia, termasuk Amerika Serikat. Sementara reputasi mobil Amerika di luar negeri tidak begitu cerah.

Seperti disebutkan dalam laporan New York Times, banyak orang masih melihat merek Amerika sebagai mobil yang menenggak bahan bakar cukup banyak, atau boros. Kemudian orang-orang men-generalisasi hal tersebut, walaupun tidak melulu seperti itu.

“Mobil Amerika memiliki citra buruk, mereka tidak hemat bahan bakar. Padahal Itu tidak benar lagi, tapi pihak diler tidak melakukan upaya untuk meyakinkan orang. Saya belum pernah melihat iklan mereka di televisi, dan ketika Anda pergi ke pameran mobil, mereka juga tidak ada,” menurut salah satu masyarakat lokal Jepang, Masui, pemilik Ford Model T.

Pada 2016, hampir lima juta mobil dan truk ringan yang dijual di Jepang. Hebatnya, hanya 15.000 adalah merek Amerika. Sementara itu, diler Toyota di California, menjual lebih dari jumlah tersebut setiap tahunnya.

Kenji Kobayashi, Executive Director dari Japan Automobile Importers Association (JAIA) mengatakan, kalau merek mobil Amerika tidak menganggap pasar Jepang berharga. Sangat sedikit kampanye iklan yang mereka jalankan di Jepang.

“Merka juga tidak berupaya untuk terus memperbarui produk mereka untuk memenuhi standar keamanan Jepang,” ujar Kobayashi. Lebih dari itu, produsen mobil Amerika juga perlu meningkatkan fokus mereka di pasar Jepang dan menghentikan stereotip negative tentang merek mereka.

Hyundai Accent Model 2018 Mulai Menggoda

Hyundai menggoda konsumen dengan teaser Accent 2018, jelang kelahirannya pada 16 Februari 2017 mendatang di Kanada. Artinya, sedan tipe ini masih terus eksis dan selalu menjadi bagian dari kisah sukses merek asal Korea Selatan itu.

Sebelumnya, Hyundai juga merilis video teaser untuk Accent 2018, namun hanya untuk spesifikasi di Amerika Serikat. Adapun model yang berstatus world premiere, bakal debut di Kanada International Auto Show, 16 Februari 2017 mendatang.

Seperti apa model baru Hyundai Accent? Elemen desainnya terinspirasi dari model-model Hyundai masa kini. Misalnya ciri khas pada gril, seperti ditemui pada Hyundai i30 dan i10 model 2017. Sedangkan di belakang, disebut mendapat inspirasi dari Hyundai Elantra.
Indianautosblog
Bagian belakang Hyundai Accent terbaru.
Interiornya belum ada gambaran, tapi Hyundai menyatakan bahwa akan ada banyak perubahan. Soal dimensi, panjang mobil akan mencapai 4.405 mm, lebar 1.729 mm, dan tinggi 1.460 mm. Sedangkan jarak sumbu roda aka berada di angka 2.600 mm.
Mesin dan transmisinya belum diketahui. Tapi kalau melihat dari model sebelumnya, Accent mendapat tenaga dari mesin 1.600 cc 4-silinder bensin yang sanggup memproduksi tenaga 137 tk @6.300 rpm dan torsi puncak 166,77 Nm @ 4.850 rpm.

Tenaga dikirimkan ke roda depan melalui transmisi 6-ercepatan manual, atau 6-percepatan otomatis. Rasanya cukup realistis kalau Hyundai meluncurkan model ini juga di Indonesia, mengingat sejarah mobil ini cukup kuat mengakar buat para penggemar.

Cuma Foto, Bisa Dapat Yamaha Mio Z

Yamaha mengundang semua pengguna Mio untuk memeriahkan ajang Mio Story Photo Competition. Inilah wadah untuk mengabadikan momen berkesan dengan semua orang, sekaligus ada kesempatan mendapatkan hadiah menarik.

Tak tanggung, cukup berfoto saja, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyediakan hadiah utama satu unit Yamaha Mio Z. Hadiah lain sebagai gimmick adalah paket liburan romantis ke Bali, jam tangan eksklusif, sampai voucher dan pulsa.

Saat ini, kompetisi sudah dimulai dan akan terus berlengsung sampai April 2017 mendatang. Syaratnya gampang, tinggal follow atau like Twitter – Instagram dan Facebook @YamahaIndonesia.

Khusus untuk Facebook, foto diunggah di Yamaha posting comment box, upload foto dengan orang tersayang ”yang Always Be With You”. Contoh, orang tua, adik, kakak, atau bisa juga pasangan.

Lalu, berikan alasan mengapa Anda memilih mereka pada foto tersebut dengan hashtag #mioalwaysbewithyou. Tag lima teman untuk ikut kompetisi ini, juga tag @yamahaindonesia.

Sebelum aktivitas kompetisi foto ini, Mio Story juga hadir menyapa masyarakat lewat sebuah cerita yang menyentuh sisi emosional yang mengekspresikan hubungan emosional penggunanya dengan motor.

Karier atau cinta? Di kehidupan modern seperti ini banyak orang yang sulit untuk menentukan pilihannya. Temukan jawabannya versi Yamaha dalam kisah yang bisa disaksikan di YouTube berikut ini:

Penasaran dengan Calon SUV Laris Volvo?

Sukses dengan peluncuran 90 Series, Volvo mulai siap-siap dengan model yang lebih kecil, 40 Series dan 60 Series, mulai tahun ini. Seri 40 pertama dipastikan oleh Volvo Cars R&D Senior Vice President Henrik Green adalah model SUV, yakni XC40.

Green mengatakannya kepada Autocar, (11/2/2017), dan model andalan itu bakal meluncur sekitar September-November mendatang. Inilah medium SUV Volvo yang mungkin akan lebih banyak mendulang volume penjualan dibandingkan SUV-SUV sebelumnya.

Dijelaskan Green, bahwa pengembangan model ini sudah komplit, dibangun di atas platform Volvo-Geely Compact Modular Architecture (CMA).
Volvo
Volvo Concept 40.1 akan jadi inspirasi XC40, cikal bakal SUV laris Volvo.
Versi standar dan medium dari XC40 akan menggunakan mesin 1.500 cc 3-silinder dan 2.000 cc 4-silinder, bensin dan diesel. Dilaporkan juga bahwa akan ada mesin non-turbo.
Versi teratas, siap menggunakan T5 Twin Engine bensin-elektrik plug-in hybrid yang sanggup memuntahkan tenaga 180 tk untuk mesin bensin, dan 74 tk untuk motor elektrik.

Tipe hybrid ini akan dipasangkan dengan transmisi 7-percepatan kopling ganda. Jika pakai motor listrik saja, mobil masih bisa melaju sampai 48,28 km. Volvo XC40 akan melakukan debut di Auto Shanghai 2017, April mendatang.

20 Sepeda Motor Terlaris di Awal 2017

Penjualan sepeda motor Tanah Air pada pembukaan tahun (Januari 2017), menunjukkan hasil positif, naik 13,84 persen menjadi 473.879 unit year on year 2016. Walaupun demikian, angka ini belum melampaui pencapaian pada 2015, yang sebanyak 502.783 unit (Januari 2015).

Per Januari 2017, tercatat hampir 100 model sepeda motor dipasarkan di Indonesia, sesuai data distribusi Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI). Dari 20 besar peringkat motor terlaris Januari 2017 yang dirangkum KompasOtomotif, empat teratas dikuasai oleh merek Honda.

Posisi paling puncak ditempati oleh Skutik Honda Beat Series, dengan kubikasi 110 cc. Sepanjang Januari 2017, distribusinya mencapai angka 173.438 unit, naik 30,67 persen jika dibanding bulan pertama 2016.

Facelift dan juga penambahan varian bisa jadi salah satu perangsang penjualan Beat yang melonjak signifikan. Masih dari merek Honda, posisi kedua ditempati oleh New Vario 125 eSP dengan mencapai angka 50.380 unit, atau tumbuh 22,2 persen.

Selanjutnya, tiga dan empat, masing-masing ada Scoopy eSp 110 cc (47.927 unit), kemudian dari keluarga Vario, tetapi dengan ukuran mesin 150 cc, sebanyak 39.269 unit. Baru kemudian pada posisi kelima ada andalan Yamaha, Mio M3 125, yang mencapai 31.023 unit, dan di belakangnya ada Skutik bongsor N-Max (19.491 unit).

Mewakili kelas sepeda motor bebek, Revo jadi model yang masuk di sepuluh besar, sekaligus sebagai bebek yang paling banyak terjual, dengan jumlah 13.773 unit. Hasil ini positif karena naik sebesar 35, 89 persen. Lalu dari sport ada CB 150 R Street Fire 150 di posisi ke-10 (9.906 unit), dan menempel ketat persis di belakangnya ada New V-ixion 150 (9.259 unit).

Berikut daftar 20 besar sepeda motor paling laris di 2017.

Lewat Cukai Otomotif, Peredaran Kendaraan Bermotor Bakal Diawasi

Produk otomotif seperti mobil atau sepeda motor, diwacanakan untuk tidak lagi dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), tetapi digantikan dengan cukai. Walaupun masih sebatas kajian, bukan tidak mungkin ini bakal masuk proyek serius.

Berbeda dengan pajak, produk atau barang yang dikenakan cukai ternyata bakal terus diawasi peredarannya di lapangan. Sementara pajak dalam hal ini PPnBM, ketika kewajibannya sudah terpenuhi, langsung dilepas.

“PPnBM tidak ada pengawasan lagi, karena itu bukan barang kena cukai. Kalau barang kena cukai, begitu diproduksi, dikonsumsi dan disosialisasikan ke masyarakat masih dalam pengwasan Diektorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Seperti contohnya rokok, yang dikenakan cukai, jadi dari mulai produksi sampai dikonsumsi masih diawasi, itu bedanya PPnBM dan cukai,” ujar Sarno, Kepala Subbidang Cukai Badan Kebijakan Fiskal kepada KompasOtomotif, Rabu (8/2/2017).

Sarno melanjutkan, pemungutan dan pengawasan ini, bisa jadi sebuat potensi, ketika serius bakal ada perpindahan dari PPnBM (pajak) ke cukai. Pihak DJBC, juga nantinya (jika menjadi cukai otomotif), bisa melakukan inspeksi di lapangan untuk mobil dan sepeda motor.

“Jika terealisasi, maka akan dilekatkan tanda cukai atau pembayaran (entah di pelat nomor atau STNK). Di lapangan nantinya kami punya teman-teman bea cukai yang mengecek langsung distribusi dan  konsumsi barang kena cukai ini, bisa jadi juga akan ada inspeksi mendadak,” ucap Saro.

Bisa jadi, dengan pengawasan tambahan ini juga, peredaran mobil atau sepeda motor yang illegal bisa direduksi. Kewajiban DJBC untuk melakukan pengawasan, ada pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, pada pasal 2 ayat 1 huruf b.