Suzuki “Pede” Jualan Ertiga Diesel Hybrid Hanya Manual

Meski relatif canggih, sayangnya Ertiga Diesel Hybrid hanya dimodali transmisi lima percepatan manual. Bila berkaca dari kebutuhan akan kendaraan yang nyaman untuk perkotaan, tentu hal ini menjadi kekurangan yang telak bagi multi purpose vehicle (MPV) asal India ini.

Meski demikian, Suzuki Indomobil Sales (SIS) justru menggangap masalah transmisi manual bukan menjadi hal besar. Tetapi, menjadi bagian dari strategi SIS untuk melihat respons pasar.

“Untuk kami transmisi manual bukan jadi handicap, ini kaitannya dengan strategi secara over all Suzuki. Seperti biasa kami selalu mengenalkan produk secara bertahap, mulai dari manual dulu baru otomatis, dan sebagainya. Jadi sebagai tahap awal kami lihat respons pasarnya,” ucap Donny Saputra, Marketing Director SIS 4W di Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/2/2017).

Saat konsumen akan membeli, lanjut Donny, keputusan awal bukan dari tipe, tapi soal transmisi, kenapa pilih manual atau matik. Melihat dari tren memang penjualan mobil diesel didominasi transmisi otomatis, tapi diesel yang bagaimana dulu, karena rata-rata dieselnya dengan harga Rp 300 juta ke atas, bukan dengan harga seperti Ertiga.

“Selain melihat respons dan menciptakan market, kami juga mencoba untuk mengedukasi lebih dulu mengenai diesel dan hybrid. Kita menginformasikan diesel itu tetap fungsional, tidak mengorbankan kenyamanan, hybrid-nya bikin irit bahan bakar, dan lebih murah baik dari ownership dan running cost-nya,” papar Donny.

Kapan Matiknya ?

Meski baru manual, namun Donny memastikan nantinya varian matiknya juga akan dikeluarkan. Tapi bila melihat dari negara asalnya, ternyata Ertiga Diesel Hybrid memang belum dilengkapi dengan transmisi otomatis.